Lanjut baca artikel
Berita

34 Rumah Kumuh dan Miskin di Desa Mekar Kondang Sukadiri Dibedah

Ade Maulana
212
×

34 Rumah Kumuh dan Miskin di Desa Mekar Kondang Sukadiri Dibedah

Sebarkan artikel ini
34 Rumah Kumuh dan Miskin di Desa Mekar Kondang Sukadiri Dibedah
Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Oleh Kepala Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. (Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Sebanyak 34 rumah di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, dibedah melalui BSR2TLH program Gebrak Pakumis Tahun Anggaran 2022.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang melalui Ketua Tim Teknis program Gebrak Pakumis, Asep Jauhari mengatakan, bahwa pada tahun 2022 ini terdapat 1.222 rumah yang akan dibangun melalui program unggulan Bupati Tangerang yaitu Gebrak Pakumis yang tersebar di 23 Kecamatan, yang kesemuanya itu sudah melalui proses verifikasi.

“Tahun 2022 ini, target bedah rumah kumuh dan miskin melampaui target, dari target pertahun 1000 rumah, saat ini 1.222 rumah yang baru tersebar di 23 Kecamatan dari total 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang akan dibangun,” kata Asep Jauhari saat diwawancarai dellik.id usai melakukan peletakan batu pertama di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, Senin (18/07/2022).

Baca Juga: Bupati Tangerang Perkenalkan Strategi Sanisek Kepada Kepala Daerah Dalam Acara AHL

Dikatakan Asep, total penyerapan Bantuan Stimulan Rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni (BSR2TLH) program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) terbanyak yaitu di Kecamatan Tigaraksa ada sekitar 62 rumah.

“Terbanyak di Kecamatan Tigaraksa 62 rumah dan Kecamatan Sukadiri 34 rumah di Desa Mekar Kondang,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam program bedah rumah itu pun, dilengkapi dengan fasilitas Water Closet (WC) yang dilengkapi dengan tangki septic bioteckh pabrikasi sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang mengurangi Open Defecation free (ODF) atau stop buang air sembarangan.

“Di rumah yang dibedah oleh Bupati Tangerang itu pun dilengkapi dengan WC dengan Tangki pabrikasi bukan cor buatan, agar mengurangi masyarakat buang air besar sembarangan (BABS_red),” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Mekar Kondang, M. Shofa Marwah mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada Bupati Tangerang yang sudah merealisasikan anggaran untuk membedah rumah miskin warganya dengan total 34 penerima manfaat. Tentunya, hal ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, kesenjangan sosial dimasyarakat yang diimplementasikan dalam program unggulannya Gebrak Pakumis.

“Terima Kasih banyak Pak Bupati, program unggulan bapak sangat dirasakan oleh masyarakat Desa Mekar Kondang,” kata Pria yang akrab sisapa Baba oleh masyarakatnya.

Ditempat yang sama, salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) BSR2TLH Gebrak Pakumis, Sudarmi (50) mengungkapkan, dirinya tidak menyangka jika rumahnya tersebut akan dibedah oleh Pemerintah. Pasalnya, sampai tadi malampun dirinya masih tidur bersama keluarga ditemani suara tetesan air hujan yang menetes di plapon yang ia tutupi dengan plastik.

“Ya Allah engga nyangka banget bakal dibedah, tau-tau Pak Lurah Shofa pagi-pagi kerumah sama perangkatnya ngerubuhin rumah saya dan engga bilang mau dibedah,” ungkap Sudarmi kepada dellik.id.

Ditambahkan Sudarmi, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang sudah menggelontorkan bantuan untuk masyarakatnya hingga kepeloksok Desa dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat miskin sepertinya.

“Amanah saya ke Pak Lurah (Baba Shofa_red) disampaikan ke Pak Bupati dan Alhamdulillah dari Dinas langsung melakukan peletakan batu pertama bedah rumah,” pungkasnya. (Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *