Lanjut baca artikel
Peristiwa

45 Kios Terbakar Diduga Bangli, Komisi IV Akan Panggil Developer

Ade Maulana
274
×

45 Kios Terbakar Diduga Bangli, Komisi IV Akan Panggil Developer

Sebarkan artikel ini
45 Kios Terbakar Diduga Bangli, Komisi IV Akan Panggil Developer
Kebakaran Kios Blok D, Komplek Mutiara Garuda, Api Membesar dan Merembet Kerumah Warga. (Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID–Terkait kebakaran 45 kios di Komplek Mutiara Garuda, anggota komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Fraksi Golkar, Chris Indra Wijaya menduga bangunan tersebut liar dan tidak berizin. Untuk itu, pihaknya akan memanggil developer.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Chris Indra Wijaya, mengatakan, berdirinya kios-kios pedagang pakaian dan pedagang lainya di Komplek Mutiara Garuda, Blok D, Kecamatan Teluknaga, diduga bagunan liar (Bangli) dan tidak sesuai perizinannya.

“Bangunan semi permanen yang terbakar diduga bangunan liar, site plan nya juga tidak sesuai tapi tidak dirubah oleh developernya,” kata Chris saat dihubungi dellik.id via telepon, Jumat (25/3/2022).

Baca jugaBreaking News: Kios Komplek Mutiara Garuda Dilalap Si Jago Merah, Api Merembet Kerumah Warga

Dikatakan Chris, selain bangunan tersebut diduga liar, sumber informasi warga yang disampaikan kepadanya, bahwa listrik yang berada di kios-kios tersebut pun diduga ilegal. Terlebih aneh, bangunan kios dibuat hingga menempel dengan dinding rumah warga.

“Akibat lalai, akhirnya rumah warga turut menjadi korban kebakaran,” ujarnya.

Lanjut Chris, menindaklanjuti keluhan warga, pihaknya di komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang yang membidangi Tata ruang dan Bangunan segera melayangkan surat pemanggilan kepada developer komplek Mutiara Garuda untuk meminta penjelasan terkait site plan dan kelengkapan izinnya.

“Kita (Komisi IV_red) akan panggil pihak developer komplek mutiara garuda,” ungkap pria yang juga menduduki posisi ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tangerang.

Baca jugaPenyebab Kebakaran Kios di Komplek Garuda Diduga Korsleting Listrik

Selain itu, pihaknya meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Tangerang untuk menertibkan bangunan kios-kios yang diduga liar di komplek Mutiara Garuda tersebut.

“Satpol PP harus tegas jangan sampai bangunan liar dibiarkan,” pungkasnya. (Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *