Lanjut baca artikel
Peristiwa

Anggota Pol PP Kecamatan Sepatan Nyaris Jadi Korban Begal di Jalan Raya Gintung Sukadiri

admin dellik
96
×

Anggota Pol PP Kecamatan Sepatan Nyaris Jadi Korban Begal di Jalan Raya Gintung Sukadiri

Sebarkan artikel ini
Anggota Pol PP Kecamatan Sepatan Nyaris Jadi Korban Begal di Jalan Raya Gintung Sukadiri
Anggota Pol PP Kecamatan Sepatan, Achmad Atta saat Menunjukan Jaket dan Helm yang terkena Sabetan Senjata Tajam oleh Pelaku Begal. (Foto: Nuryadi/Dellik.id)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Aksi kawanan begal kembali beraksi di jalan raya Gintung, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Kali ini, anggota Pol PP Kecamatan Sepatan nyaris menjadi korbannya.

 

Anggota Pol PP Kecamatan Sepatan, Achmad Atta mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Jum’at dini hari sekira pukul 01.30 WIB. Saat itu dirinya baru saja selesai mengantarkan istrinya pulang kerja ke rumahnya di Desa Jatiwaringin Mauk. Namun saat dirinya hendak kembali ke Sepatan, setibanya di jalan raya Gintung-Kosambi dirinya di pepet oleh 4 orang tidak dikenal yang menggunakan 2 sepeda motor sembari memintanya menyerahkan sepeda motor N Max yang dikendarainya.

 

“Saya dipepet oleh dua motor beboncengan, karena saya tidak berhenti, salah seorang begal mengayunkan senjata tajam jenis celurit ke punggung saya dan kepala. Beruntung hanya mengenai jaket dan helm,” kata anggota Pol PP Kecamatan Sepatan, Achmad Atta kepada dellik.id, Jum’at (23/2/2024).

 

Lanjut pria yang akrab disapa Atta, dalam peristiwa itu, beruntung dirinya berhasil menyelamatkan diri dan motor yang ditungganginya hingga kembali ke Kantor Kecamatan Sepatan. Namun, akibatnya dirinya merasa trauma dan takut jika melintas di jalan tersebut dalam keadaan jalan raya gelap tanpa adanya penerangan umum.

 

“Jalan raya Gintung-Kosambi gelap dan itu menjadi salah satu kesempatan bagi pelaku kejahatan melakukan aksi terhadap korban incarannya,” ujarnya.

Baca Juga: Puluhan Lampu PJU di Jalan Cirarab Sukadiri Padam, Warga: Pajangan Doang!

 

Ia pun berharap, pemerintah segera memberikan penerangan jalan umum di sepanjang jalan raya tersebut agar pengguna jalan mendapatkan fasilitas kenyamanan dalam berkendara, serta dapat menghindari pelaku kejahatan untuk melakukan kejahatan jalanan.

 

“Saat para petugas keamanan sibuk melakukan pengamanan di pleno kecamatan, para pelaku mungkin memanfaatkan kesempatan itu,” pungkasnya. (Nuryadi/Ade Maulana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *