Lanjut baca artikel
Berita

Banyak Perusahaan Pengolah Limbah Beracun, BPBD Tangerang Sosialisasi Penanganan Kebakaranya

Ade Maulana
225
×

Banyak Perusahaan Pengolah Limbah Beracun, BPBD Tangerang Sosialisasi Penanganan Kebakaranya

Sebarkan artikel ini
Banyak Perusahaan Pengolah Limbah Beracun, BPBD Tangerang Sosialisasi Penanganan Kebakaranya
Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Tangerang. Istimewa

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menggelar sosialisasi terkait penanganan kebakaran pada industri pengolah bahan berbahaya dan beracun (B3) di Aula Kantor BPBD, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jum’at (1/3/2022).

Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang, Tifna Purnama mengatakan di wilayah Kabupaten Tangerang ini sangat banyak perusahaan industri pengolah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan diketahui hingga bulan April tahun 2022 saja sudah ada 5 pabrik industri B3 yang terbakar.

“Di tahun ini hingga bulan April sudah ada sebanyak 5 perusahaan industri B3 yang terbakar akibat arus pendek, maka dari itu pentingnya diadakan sosialisasi ini untuk lebih meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para petugas pemadam kebakaran untuk dapat memberikan upaya-upaya tanggap bencana kebakaran di industri B3,” ujar Tifna saat diwawancara.

Baca juga: Polisi Akan Panggil Pengelola Kios Mutiara Garuda Terkait Kebakaran

Lanjut Tifna, setelah diadakannya sosialisasi ini pihaknya juga akan melakukan pendataan industri B3 dan melakukan pemetaan untuk mengetahui apa saja resiko yang muncul dari beberapa industri di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Karena industri B3 ini masalah serius. Ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan tetapi ini tanggung jawab bersama karena selain dapat berpotensi menimbulkan bencana kebakaran, ini juga dapat membahayakan lingkungan sekitar jika bahan kimia dibuang sembarangan,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Tangerang telah membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana Antisipasi Perubahan Iklim (PRB API) yang bertujuan untuk memberi masukan dan untuk mempermudah gerak BPBD Kabupaten Tangerang.

“Forum PRB-API telah dibentuk sejak tahun 2020 lalu, ini juga sangat erat kaitannya dengan pencemaran yang saat ini sedang marak di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Sementara itu, Arif Bagus Arjuna sangat mengapresiasi BPBD Kabupaten Tangerang yang telah mengelar sosialisasi ini serta Perangkat Daerah (PD) yang merespon positif adanya sosialisasi ini.

Baca juga: Kios Sosis di Pasar Kronjo Tangerang Terbakar, Diduga Akibat Korslet Listrik

“Saya sangat apresiasi langkah yang cukup luar biasa, yang dimana BPBD Kabupaten Tangerang memberikan suatu modal berupa pengetahuan dan wawasan baru bagi anggotanya dalam penanganan kebakaran pada industri B3,” pungkasnya. (IKP/Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *