Lanjut baca artikel
Peristiwa

BPBD Sebut Longsor di Kadu Agung Tigaraksa Disebabkan Hujan Deras dan Dampak Pembangunan Millenium

admin dellik
98
×

BPBD Sebut Longsor di Kadu Agung Tigaraksa Disebabkan Hujan Deras dan Dampak Pembangunan Millenium

Sebarkan artikel ini
BPBD Sebut Longsor di Kadu Agung Tigaraksa Disebabkan Hujan Deras dan Dampak Pembangunan Millenium
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang Saat Melakukan Evakuasi dan Asesmen Warga Terdampak Longsor di Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (Foto: Pusdalops BPBD Kab Tangerang)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID Sebanyak 10 rumah di Kampung Bugel Lebak RT 01 RW 03, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami longsor akibat hujan deras dan dampak pembangunan perluasan Kawasan Industri Millenium, Minggu (3/12/2023) sekira pukul 19.00 WIB.

 

Akibatnya, 9 Kepala Keluarga dengan total 40 jiwa terpaksa dievakuasi.

 

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, peristiwa tanah longsor di Kelurahan Kadu Agung disebabkan intensitas curah hujan yang cukup deras dan lama. Selain itu, terjadinya longsor pada tanah dan rumah warga pun dipicu oleh pembangunan Kawasan Millenium.

 

“Akibat hujan deras yang cukup lama dan pembangunan kawasan millenium yang mengakibatkan longsor,” kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat dalam keterangan tertulisnya yang diterima dellik.id, Senin (4/12/2023).

 

Lanjut Ujat, bahwa bencana longsor terjadi pada ketinggian tanah diatas 2 hingga 3 meter, untuk itu agar tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa, pihaknya mengimbau kepada pemilik rumah untuk mengungsi sementara ke tempat kerabat yang lokasinya dirasa aman.

 

“Untuk sementara ini warga kita evakuasi ke rumah kerabat terdekatnya dulu sambil dilakukan pendataan,” ujarnya.

Baca Juga: PT Millenium Akui Sengaja Uruk Tanah Aset Milik Pemkab Tangerang di Desa Margasari

 

Ujat mengungkapkan, bahwa saat ini masyarakat membutuhkan bantuan sembako dan relokasi rumah. Hal itu lantaran saat ini rumah warga tersebut mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantai yang mengalami pergeseran.

 

“Rumah warga retak-retak dan lantai pun berongga karena mengalami pergerakan. Butuh sembako dan relokasi rumah,” pungkasnya. (Ade Maulana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *