Entaskan Pengangguran, Ratusan Masyarakat Tangerang Diberi Pelatihan Kerja

Entaskan Pengangguran, Ratusan Masyarakat Tangerang Diberi Pelatihan Kerja
Ratusan Peserta Mengikuti Pelatihan Kerja di UPTD Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Sebanyak 176 peserta mengikuti pelatihan berbasis kompetensi oleh Disnaker Kabupaten Tangerang. Acara tersebut dilaksanakan di UPTD Latihan Kerja Kecamatan Jayanti. Jumat (10/2/2023).

 

Bacaan Lainnya

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan, palatihan berbasis kompetensi tersebut bertujuan untuk mengentaskan pengangguran. Selain itu, Pemda juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan agar bisa menyerap tenaga kerja secara maksimal dan produktif.

 

 

“Saya harap setelah selesai pelatihan, langsung siap bekerja di perusahaan sesuai bidang kerjanya. Yang di sini dilatih langsung siap kerja sesuai bidangnya,” kata Moch Maesyal Rasyid saat membuka pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK UPTD Kecamatan Jayanti, Jumat (10/2/2023).

 

Baca Juga: Ratusan Warga Desa Sukadiri Tangerang Mendaftar Program Prakerja

 

Sekda melanjutkan bahwa para peserta pelatihan akan ditingkatkan keahlian dan kemampuannya serta diberikan kemampuan teknis sesuai dengan peluang kerja yang diinginkan perusahaan. Ia pun berharap setelah selesai mengikuti pelatihan kompetensi ini, para peserta dapat berwirausaha, menciptakan lapangan pekerjaan sendiri seperti bengkel, servis AC dan menjahit jika mereka belum mendapatkan pekerjaan di perusahaan.

 

 

“Pemkab Tangerang pun nantinya akan membuat program pemagangan di suatu perusahaan, yang nantinya pesertanya bisa belajar langsung di perusahaan dan diberikan pendapatan dari APBD,” jelasnya.

 

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang Rudi Hartono menjelaskan para pencari kerja yang mengikuti pelatihan sekitar 400 orang pada tahun 2022 yang telah dilatih kemampuan teknis dan kompetensinya.

 

 

“Untuk saat ini 176 orang kita latih berbasis kompetensi seperti halnya kejuruan menjahit sepatu, garmen dan pakaian. Ada juga otomotif dan operator forklift, teknisi AC yang dibutuhkan di industri,” jelas Rudi.

 

 

Pelatihan dilaksanakan selama dua minggu dan akan diberikan sertifikat sesuai mengikuti pelatihan kepada seluruh pesertanya.

 

 

Pembukaan pelatihan dihadiri juga oleh beberapa perwakilan perusahaan, Forum BLK, Camat Jayanti, Kabid Pemberdayaan DPMPD. (rls/red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *