Lanjut baca artikel
Berita

Harga Ikan Laut Jelang Tahun Baru di TPI Cituis Naik

Ade Maulana
319
×

Harga Ikan Laut Jelang Tahun Baru di TPI Cituis Naik

Sebarkan artikel ini
Harga Ikan Laut Jelang Tahun Baru di TPI Cituis Naik
Salah Satu Pedagang Ikan laut di TPI Cituis, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, Dellik.id – Tingginya gelombang air laut dan angin kencang di sejumlah perairan laut tangerang utara membuat para nelayan dalam mencari ikan mengalami kesulitan. Hal tersebut berdampak vertikal terhadap harga ikan laut di tempat pelelangan ikan (TPI) dermaga cituis, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Selasa (27/12/2022).

 

Salah satu pedagang ikan di TPI Cituis Asep (40) membenarkan, bahwa harga komoditi ikan laut saat ini naik yang diakibatkan sulitnya para nelayan dalam mencari ikan akibat cuaca extrim yang terjadi sejak awal bulan Desember 2022.

 

“Harga ikan dan hasil laut lainnya memang sedang naik, bukan saja karena faktor menghadapi natal dan tahun baru. Namun karena juga faktor cuaca yang buruk,” kata Asep saat ditemui dellik.id dilokasi jualannya, Selasa (27/12/2022).

 

Baca Juga: Viral! Air Laut Meluap di Pakuhaji Tangerang, Camat Imbau Nelayan Tidak Melaut

 

Asep merincikan, bahwa saat ini di TPI Cituis harga ikan jenis ayam-ayaman menginjak diharga Rp35 hingga Rp40 ribu perkilo dari harga normal Rp23 ribu sebelumnya. Selain itu terjadi kenaikan juga pada cumi super segar yang saat ini dijual Rp70 ribu hingga Rp80 ribu perkilo, sebelumnya para penjual hanya menjual Rp50 ribu saat cuaca bagus dan hasil nelayan melimpah.

 

“Kenaikan harga dipengaruhi karena hasil tangkapan nelayan sedikit berkurang akibat nelayan tidak melaut,” ujarnya.

 

Salah satu warga Perum Mahoni Kecamatan Sepatan Mahpudin mengatakan, bahwa naiknya harga ikan laut sangatlah wajar, hal tersebut karena resiko yang saat ini diambil para nelayan dalam mencari ikan sangatlah tinggi.

 

“Wajarlah harga segitu mah kang (Warga menyebut wartawan) itung-itung ngasih penghasilan lebih musiman kepada nelayan,” ungkap Mahpudin saat dijumpai usai membeli sejumlah ikan favoritnya untuk persediaan malam pergantian tahun baru.

 

Terpisah, salah satu warga Desa Pekayon Arif Setiawan mengungkapkan, bahwa dalam mempersiapkan acara pergantian tahun baru dirinya lebih memilik ayam dan jagung yang dinilai lebih praktis dan mudah didapat. Ia pun mengaku akan mempersiapkan dan membagikannya kepada kerabat dan saudaranya h-1 sebelum malam tahun baru 2023.

 

“Kalau saya lebih simpel beli ayam sama jagung, insya allah sebagai rasa syukur atas nikmat dan pembuka rezeki di tahun 2023 mendatang saya akan sedikit berbagi kepada kerabat sebelum malam pergantian,” ucap pria yang saat ini ramai terdengar diusung masyarakat untuk mencalonkan sebagai bacalon kades melalui pesan singkat WhatsApp nya kepada dellik.id. (Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *