Lanjut baca artikel
Berita

Ikatan Mahasiswa Tangerang Serukan ‘Gerakan Mogok Pajak’ di Kota Tangerang

admin dellik
121
×

Ikatan Mahasiswa Tangerang Serukan ‘Gerakan Mogok Pajak’ di Kota Tangerang

Sebarkan artikel ini
Ikatan Mahasiswa Tangerang Serukan 'Gerakan Mogok Pajak' di Kota Tangerang
Unjuk Rasa 'Gerakan Mogok Pajak' Ikatan Mahasiswa Tangerang di Halaman Puspem Kota Tangerang. (Istimewa)

KOTA TANGERANG, DELLIK.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Aksi Humanis Ikatan Mahasiswa Tangerang, lakukan unjuk rasa serukan ‘Gerakan Mogok Pajak‘ di depan gedung pemerintah kota tangerang pada rabu (08/03/2023).

 

Unjuk rasa tersebut merupakan aksi yang ketiga kalinya diawal tahun 2023 yang dilakukan oleh ikatan mahasiswa tangerang, untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah kota tangerang yang belum didengar.

 

Koordinator Lapangan, Yanto mengatakan bahwa, Pemerintah Kota sampai saat ini belum menyatakan sikap terkait tuntutan yang telah disampaikan.

 

‘’Kami bersama mahasiswa di Tangerang lakukan unjuk rasa sebagai bentuk keseriusan terhadap aspirasi dan tuntutan yang kami sampaikan, berupa masalah penanganan banjir, bantuan pendidikan yang dikebiri, serta angka kemiskinan dan pengangguran yang tinggi,” kata mahasiswa yang baru menjabat sebagai ketua organisasi di tangerang dalam keterangan tertulisnya yang dikirim kepada dellik.id, Kamis (9/3/2023).

 

Lebih lanjut, Yanto mengungkapkan kekecewaannya terhadap aksi hari ini, yang tidak mendapatkan respon dari pemerintah kota tangerang serta berjanji akan kembali dengan massa yang lebih banyak.

 

‘’hari ini hasil perjuangan kami 0 besar, tidak ada tanggapan dari pemerintah kota dan aparat pengamanan. Padahal kami telah berusaha masuk melalui gerbang yang lain. Tetapi tetap ditutup oleh pihak keamanan sebagai alat negara dalam mengayomi, melindungi, dan melayani warga negara,” ungkapnya.

 

Sementara, peserta aksi Andika menyampaikan bahwa, terdapat banyak tekanan baik dari kepolisian maupun pemerintah berupa penjegalan serta larangan untuk tidak melaksanakan aksi.

 

“Saya sangat kecewa, ada beberapa teman kami mengalami tekanan dari oknum kepolisian dan pemerintah agar tidak turun aksi. Padahal menyatakan pendapat di muka umum dilindungi oleh undang-undang No. 9 tahun 1998 ” Pungkasnya.

 

Diketahui pendemo akan kampanyekan “Gerakan Mogok Bayar Pajak” sebagai respon dari ketidakpedulian pemerintah yang dibiayai oleh uang pajak dari masyarakat kota tangerang. (rls/Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *