Kabel PLN Sumbat Saluran Air, Kades KMB Teluknaga Minta Pihak Terkait Segera Perbaiki

Kabel PLN Sumbat Saluran Air, Kades KMB Teluknaga Minta Pihak Terkait Segera Perbaiki
Kabel Bawah Tanah (SKTT) Milik PT. PLN Terpasang Menutupi Saluran Air di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (Istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Kepala Desa Kampung Melayu Barat (KMB), Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang keluhkan saluran air di wilayahnya yang tersumbat Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV milik PT. PLN (Persero). Senin (27/2/2023).

Kabel listrik SKTT alias kabel bawah tanah tegangan 150 kV milik PT. PLN (Persero) yang diluncurkan bertujuan untuk menghindari kesemrautan tersebut, justru mengakibatkan penyumbatan saluran air akibat diduga tidak terpasang dengan baik dan benar. Dilansir dari berbagai sumber, seharusnya kabel listrik SKTT tersebut dipasang di kedalam 3 meter bawah tanah.

Bacaan Lainnya

Kabel PLN Sumbat Saluran Air, Kades KMB Teluknaga Minta Pihak Terkait Segera Perbaiki
Jaringan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) Diduga Milik PT. PLN (Persero) Terpasang Diatas Permukaan Saluran Air di Desa Kampung Melayu Barat.

Kepala Desa Kampung Melayu Barat Subur Maryono mengatakan bahwa, terdapat dua saluran air yang terhubung ke wilayah Desa Kampung Melayu Timur tepatnya di kawasan Arcadia yang terjadi penyumbatan diakibatkan adanya jaringan kabel listrik milik PT. PLN UP3 Teluknaga yang terpasang menutupi saluran. Bahkan menurutnya, akibat penyempitan itu, aliran air dari wilayahnya tersumbat sehingga kerap menyebakan banjir jika musim penghujan tiba.

“Di saluran air yang arah tembus gorong-gorong Arcadia kampung melayu timur itu ada kabel PLN nutup saluran, yang satu ada diatas saluran dan satu lagi terpasang menutup saluran, jadinya sampah nyangkut susah dibersihinnya, kadang mampet dan air meluap kemana-mana,” kata Kepala Desa Kampung Melayu Barat, Subur Maryono kepada dellik.id, Senin (27/2/2023).

Baca Juga: PLN Banten Bantah Kabel Menjuntai di Jalan Prancis Dadap Tewaskan Pengguna Jalan Miliknya

Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Apdesi Kecamatan Teluknaga itu pun meminta kepada pihak terkait untuk dapat membantu menciptakan lingkungan yang nyaman salah satunya dengan mendukung upaya menciptakan saluran air yang lancar dan terbebas dari segala penyumbatan.

“Salah satu yang jadi penyebab banjir di belakang sektor (Polsek Teluknaga) karena ada kabel dibawahnya, jadi kepada pihak terkait mohon kerjasamanya,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun berharap, agar kabel listrik bawah tanah tersebut dapat segera mungkin dilakukan penataan ulang agar persoalan banjir di wilayahnya tidak terjadi lagi.

“Betonnya harus dibelah dulu baru bisa kabelnya di rapihin. Semoga saja segera ada respon cepat,” harapnya.

Sementara, Asisten Manager Komunikasi PLN UID Banten Ikhsanurrahman mengatakan, bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti dan meminta penjelasan secara tekhnis kepada PLN UP3 Teluknaga terkait kabel yang menutup di saluran air tersebut. Namun ia mengaku terkait izin pemasangan kabel, kedalam serta lokasi, pihaknya telah meminta izin kepada dinas terkait sebelum melaksanakan kegiatan.

“Terima kasih informasinya bang (Humas PLN Banten menyebut wartawan) segera saya tindaklanjuti dan teruskan ke PLN Teluknaga,” pungkasnya. (Ade Maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *