Lanjut baca artikel
Berita

Keluarga Korban Minta DPRD Panggil Pimpinan Ponpes Daar El Qolam

Ade Maulana
204
×

Keluarga Korban Minta DPRD Panggil Pimpinan Ponpes Daar El Qolam

Sebarkan artikel ini
Keluarga Korban Minta DPRD Panggil Pimpinan Ponpes Daar El Qolam
Pondok Pesantren Daar El Qolam 1, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Tidak puas akan pengawasan dan pendampingan terhadap santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El Qolam 1, Jayanti Tangerang, orang tua santri yang meninggal dunia akibat dianiaya temannya bersurat ke Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

 

 

Perwakilan keluarga korban, Dudung mengatakan bahwa, DPRD Kabupaten Tangerang harus hadir dalam peristiwa yang menewaskan B (15) salah satu santri asal Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pasalnya, pihak Ponpes diduga lalai dalam melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap para santri yang berada di dalam pondok pesantren unggulan tersebut.

 

 

“Surat sudah kita layangkan ke Ketua DPRD Kabupaten Tangerang dan tembusan Kapolresta Tangerang,” kata Dudung kepada dellik.id, Jumat (19/08/2022).

 

 

Baca Juga: Santri Ponpes Daar El Qolam Jayanti Tangerang Tewas, Usai Berkelahi Dengan Temannya

 

 

Lanjutnya, jika Ponpes Daar El Qolam melaksanakan pengawasan dan pendampingan dengan baik pada saat siswa berada di dalam lingkungan, tentunya peristiwa tersebut akan bisa terdeteksi dan teratasi dengan dini.

 

 

“Diduga memang adanya pembiaran dan tidak adanya pengecekan siswa dalam setiap kamarnya, sehingga setiap peristiwa apapun tidak pernah diketahui oleh pondok,” ujarnya.

 

 

Pihaknya berharap, DPRD Kabupaten Tangerang dapat melakukan pemanggilan terhadap pimpinan Pondok Pesantren Daar El Qolam 1, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Serta melalukan fungsi pengawasan terhadap proses kegiatan didalam lingkungan pondok tersebut.

 

 

“Kami (Pihak keluarga korban_red) masih terus bertanya-tanya terkait mekanisme penanganan masalah pasca kejadian yang dialami anak kami,” ungkapnya. (Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *