Lanjut baca artikel
Peristiwa

KSPSI Jabodetabek Dan Banten Demo ke DPR/MPR, Ini Yang Disampaikan

Ade Maulana
220
×

KSPSI Jabodetabek Dan Banten Demo ke DPR/MPR, Ini Yang Disampaikan

Sebarkan artikel ini
KSPSI Jabodetabek Dan Banten Demo ke DPR/MPR, Ini Yang Disampaikan
Poto: Ketum KSPSI, Jumhur Hidayat berorasi di halaman pintu masuk gedung DPR/MPR-RI, Rabu (23/3/2022). Untuk dellik.id

JAKARTA, DELLIK.ID–Sejumlah massa buruh yang tergabung kedalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabodetabek dan Banten, menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR/MPR-RI Jakarta, Rabu (23/3/2022).

Ketua Umum (Ketum) KSPSI, Dr. Jumhur Hidayat mengatakan, bahwa kedatangannya bersama 1000 orang buruh yang tergabung kedalam KSPSI Jabodetabek dan Banten ke gedung wakil rakyat meskipun diguyur hujan deras untuk menuntut agar DPR-RI tidak merevisi Undang-Undang RI nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan. Serta membatalkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Ciptakerja untuk kembali kepada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

ADVERTISING
SCROOL UNTUK LANJUT BACA

“Kesejahteraan buruh adalah tanda kemajuan perekonomian suatu bangsa, maka KSPSI akan terus mendorong agar pemenuhan hak-hak buruh dapat dipenuhi secara tertulis. Untuk itu, jangan revisi UU RI nomor 12 tahun 2011 dan batalkan UU Cipta kerja,” kata Jumhur melalui pesan WhatsApp kepada dellik.id, Rabu (23/3/2022).

Baca juga:Komisi IV DPRD Tangerang Minta Pemkab Tindak Pencemar Lingkungan Hidup

Sementara, Ketua DPC KSPSI Kabupaten Tangerang, Rustam Effendi mengungkapkan, bahwa wakil rakyat di DPR-RI diduga seperti bungkam, dengan banyaknya tenaga kerja asing yang dengan mudah bekerja di Indonesia.

Namun, buruh asli tanah air yang terancam dengan UU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) yang membuat buruh akan kehilangan pesangon, kehilangan jaminan sosial, tidak mendapatkan upah minimum, terikat kontrak dan outsourching, anehnya lagi sanksi pidana bagi pengusaha dihilangkan. DPR-RI seolah sepakat dengan hal ini.

“Datangnya KSPSI Kabupaten Tangerang adalah sebagai wujud kebangkitan buruh atas penindasan,” pungkasnya. (Ade Maulana).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *