Lanjut baca artikel
Berita

Lepas Karnaval Gelegar Kebhinekaan, Sekda : Mari Kita Jaga dan Jalin Kesatuan dan Persatuan

Ade Maulana
176
×

Lepas Karnaval Gelegar Kebhinekaan, Sekda : Mari Kita Jaga dan Jalin Kesatuan dan Persatuan

Sebarkan artikel ini
Lepas Karnaval Gelegar Kebhinekaan, Sekda : Mari Kita Jaga dan Jalin Kesatuan dan Persatuan
Momen Pelepasan Peserta Karnaval di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid. (Ist)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas Karnaval Gelegar Kebhinekaan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke -77 yang digelar di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug.

 

ADVERTISING
SCROOL UNTUK LANJUT BACA

 

 

Pada kesempatan tersebut sekda mengatakan karnaval Gelegar Kebhinekaan yang diikuti oleh ribuan masyarakat Kelurahan Binong merupakan parade budaya multi etnis dan kreatifitas yang melambangkan persatuan dan kesatuan.

 

 

 

“Hari ini masyarakat Binong Kecamatan Curug tumpah ruah merayakan HUT RI ke-77. Dengan keberagaman ini, mari kita jalin persatuan dan kesatuan di Kabupaten Tangerang,” ucap Sekda, Moch. Maesyal Rasyid, Sabtu (27/08/2022).

 

 

 

Sekda juga menambahkan, sesuai dengan tema HUT RI ke-77 yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, melalui kegiatan tersebut mudah-mudahan bisa membuka kembali pintu gerbang ekonomi kerakyatan yang lebih maju dan geliat kreatifitas masyarakat terus bangkit.

 

 

 

“Gelegar Kebhinekaan ini salah satu penggerak UMKM sehingga masyarakat dapat berinteraksi dan menjalankan roda ekonomi di Kelurahan Binong,” ungkap Sekda.

 

 

 

Baca Juga: Buka Cisauk Youth Fest, Sekda: Generasi Muda Harus Menjadi Penggerak Perekonomian

 

 

 

Lurah Binong Juhri menambahkan kegiatan karnaval gelegar kebangsaan tersebut diikuti oleh sebanyak 24 RW di Kelurahan Binong dengan mengambil rute Jalan Raya Binong-Karawaci. Karnaval tersebut menampilkan berbagai seni dan budaya diantaranya: kesenian reog, arak-arakan mobil hias, fashion show baju adat, hingga penampilan ciri khas Banten berupa miniatur golok.

 

 

 

 

Sentuhan adat Betawi pun ditampilkan, seperti ondel-ondel, pencak silat, palang pintu dan yang unik lagi masyarakat menampilkan none Belanda juga treatikal pekerja rodi saat jaman penjajahan dahulu.

 

 

 

“Kurang lebih lima ribu warga kelurahan Binong tumpah ruah mengekpresikan dalam karnaval kebhinekaan. Ini karakter di Binong walaupun berbeda suku, budaya tetapi tetap satu NKRI,” tutur Juhri.

 

 

 

Juhri melanjutkan semangat kemerdekaan Ke-77 RI pada masyarakat Binong tergambar jelas melalui kegiatan karnaval tersebut. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat terselenggara dan berjalan sukses tidak lain karena adanya dukungan inisiatif dan dorongan serta partisipasi masyarakat Binong. Mereka semua saling membantu, gotong royong sehingga memberikan kontribusi yang positif.

 

 

 

“Semua ini keinginan masyarakat Binong, setelah dua tahun pandemi mereka berada di rumah. Ini adalah ekpresi kemerdekaan dan saling menguatkan satu sama lain,” jelasnya.

 

 

 

Hadir pula pada keguatan tersebut antara lain: Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Golkar Faizal, Anggota DPRD Fraksi PKS Risapnel Arya, Anggota DPRD Fraksi PPP Ahyani, Sekcam Curug Rizki Rinjani Fahji, serta tokoh masyarakat dan pemuda Kelurahan Binong. (Ade Maulana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *