Lanjut baca artikel
Peristiwa

Polisi Selidiki Bentrok Kelompok Massa dan Pedagang di Pasar Kuta Bumi Tangerang

admin dellik
92
×

Polisi Selidiki Bentrok Kelompok Massa dan Pedagang di Pasar Kuta Bumi Tangerang

Sebarkan artikel ini
Polisi Selidiki Bentrok Kelompok Massa dan Pedagang di Pasar Kuta Bumi Tangerang
Klarifikasi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono Usai Terjadi Bentrok Kelompok Massa dan Pedagang di Pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Aparat kepolisian Polresta Tangerang melakukan penyelidikan usai terjadi bentrok massa dan pedagang di Pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (24/9/2023).

 

 

Bentrok antara sekelompok massa dan para pedagang di pasar Kuta Bumi yang terjadi sekira pukul 15:00 WIB tersebut pun saat ini sudah dapat dikendalikan.

 

 

“Situasi sudah dapat dikendalikan. Personel keamanan sudah berjaga di lokasi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (24/9/2023).

 

 

Selain itu, Sigit menegaskan akan melakukan penyelidikan mendalam terhadap terjadinya peristiwa pidana sekaligus mencari pihak-pihak yang bertanggungjawab terhadap terjadinya tindak pidana dan motifnya.

 

 

“Saya pastikan akan melakukan penegakan hukum atas terjadinya bentrokan itu dan mengimbau kepada pihak yang terlibat bentrokan agar segera menyerahkan diri,” ujarnya.

 

 

Sementara itu, Penjabat Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono yang datang didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono dan Dandim 0510 Tigaraksa Letkol Arh Syarief Syah Banjar menyayangkan terjadinya bentrokan dengan cara kekerasan tersebut. Kendati demikian, pihaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian.

 

 

“Kami sudah koordinasi, untuk tindak lanjut kami serahkan ke pihak kepolisian,” ujar Andi.

 

 

 

Sekedar Informasi, terkait kehadiran aparat kepolisian pada peristiwa bentrokan, petugas hadir sekitar 1 jam usai peristiwa bentrokan. Hal itu dikarenakan pada saat yang sama, hampir semua unsur pengamanan sedang fokus melakukan pengamanan pelaksanaan Pilkades Serentak di 16 Desa yang ada di Kabupaten Tangerang.

(Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *