Lanjut baca artikel
Peristiwa

Uang Paket Lebaran Diduga Digelapkan, Warga Sindang Jaya Tangerang Minta Polisi Segera Bertindak

Ade Maulana
314
×

Uang Paket Lebaran Diduga Digelapkan, Warga Sindang Jaya Tangerang Minta Polisi Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini
Uang Paket Lebaran Diduga Digelapkan, Warga Sindang Jaya Tangerang Minta Polisi Segera Bertindak
Salah satu warga yang mengikuti paket lebaran saat diwawancarai dellik.id. (istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Ratusan warga Kecamatan Sindang Jaya menggerudug rumah keluarga bos paket lebaran di Kampung Cambay, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. Kedatangan mereka diketahui untuk meminta pengembalian uang paket lebaran yang telah disetorkan selama ini. Minggu (9/4/2023).

 

Pantauan dellik.id di lokasi terlihat aparat kepolisian dari Polsek Pasar Kemis, Polresta Tangerang turut berjaga-jaga di tempat keluarga oknum bos paket IR (45) di Kampung Cambay RT 001 / RW 005, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

 

Salah satu warga Sindang Jaya, Empit (50) mengatakan, bahwa kedatangannya ke tempat keberadaan bos paket lebaran bersama warga lainnya untuk meminta pengembalian uang setoran yang ia setorkan selama 45 minggu dengan total Rp2,3 juta. Ia merasa, bahwa kesabaran masyarakat sudah tidak bisa lagi ditahan lantaran harapannya untuk memiliki paket kebutuhan lebaran pupus.

 

“Total miliyaran uang paket masyarakat yang tidak disalurkan, semuanya butuh untuk kebutuhan lebaran,” kata Empit saat ditemui dellik.id di lokasi, Minggu (9/4/2023).

 

Baca Juga: Bos Paket Lebaran Diduga Kabur, Ratusan Warga Sindang Jaya Tertipu Ratusan Juta

 

Ia berharap, aparat penegak kepolisian setempat segera melakukan tindakan responsif jangan sampai persoalan yang merugikan ratusan masyarakat tersebut dibiarkan berlarut-larut.

 

“Oknumnya sudah ketemu dan saya minta pihak kepolisian segera mengamankannya,” pintanya.

 

Senada dikatakan janda beranak satu, Sapnah (45) mengungkapkan, bahwa dirinya sangat terpukul dengan kejadian yang ia alami saat ini. Pasalnya uang paket tersebut merupakan uang simpanan anaknya yang merupakan yatim usai ditinggal suaminya meninggal dunia.

 

“Itu uang pemberian orang-orang kepada anak saya yang merupakan anak yatim. Saya tabungkan harapannya untuk membeli kebutuhan sembako dan baju lebaran anak saya nantinya. Kalau sudah begini saya hanya bisa pasrah,” ungkap Sapnah seraya mengelus kepala anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

 

Selain itu, ibu kandungnya yang turut mengikuti arisan paket sembako hari raya tersebut saat ini terjatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan medis.

 

“Ema (Ibu) saya sampe sakit karena ketipu paket sembako, sekarang diinfus di rumah,” pungkasnya.

 

(Ade Maulana)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *