Lanjut baca artikel
Berita

Ukur Indeks Kesiapan Penanggulangan Terorisme, BNPT Kunjungi Polresta Tangerang

admin dellik
211
×

Ukur Indeks Kesiapan Penanggulangan Terorisme, BNPT Kunjungi Polresta Tangerang

Sebarkan artikel ini
Ukur Indeks Kesiapan Penanggulangan Terorisme, BNPT Kunjungi Polresta Tangerang
Kesiapan Personel Polresta Tangerang Dalam Penanggulangan Terorisme.

KABUPATEN TANGERANG, DELLIK.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengunjungi Polresta Tangerang Polda Banten, Rabu (19/10/2022). Kunjungan itu untuk melaksanakan kegiatan pengukuran indeks kesiapan aparatur pemerintah dalam penanggulangan terorisme.

 

ADVERTISING
SCROOL UNTUK LANJUT BACA

 

“Kami berharap kegiatan hari ini Polresta Tangerang dapat memberikan data yang akurat sesuai dengan harapan dari BNPT,” kata Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard M Sinambela.

 

 

Leonard menambahkan, sebagaimana atensi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma, Polresta Tangerang siap memberikan data serta melaksanakan arahan sesuai kebijakan pimpinan.

 

Baca Juga: Melarikan Diri Pasca Ledakan, Residivis Bom Ikan Ditangkap Polres Pandeglang

 

Sementara itu, Sub Koordinator Pengelolaan Sistem Informasi BNPT Muhammad Lutfi mengatakan, kegiatan pengukuran indeks kesiapan merupakan langkah pencegahan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

 

Ukur Indeks Kesiapan Penanggulangan Terorisme, BNPT Kunjungi Polresta Tangerang
Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard M Sinambela Bersama Sub Koordinator Pengelolaan Sistem Informasi BNPT Muhammad Lutfi.

 

“Bahwa pemerintah diharuskan melakukan pencegahan tindakan terorisme. Salahsatunya adalah pelaksanaan survey aparatur pemerintahan serta pelatihan,” ucap Lutfi.

 

Kata Lutfi, tujuan kegiatan adalah untuk mengetahui kesiapan pemerintah dalam pencegahan terorisme baik sebelum, pada saat, maupun setelah kejadian.

 

 

“Maksud penyusunan Pengukuran Indeks Kesiapan Aparat Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan aparat pemerintah dalam mengantisipasi serangan terorisme, baik saat pra kejadian, kejadian, dan paska kejadian aksi terorisme,” pungkasnya. (rls/Ade Maulana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *